Friday

Martabak Cemungut Eaa….

| Friday


Pengen martabak buatan sendiri udah lama. Bahan-bahan ada,
tapi antara keinginan dan tindakan, enggak sinkron. Jadinya enggak tereksekusi
tuh resep yang disimpen-simpen dari berbagai sumber.





Ndilalanya, kemaren tepar. Enggak tahu kenapa perut
sepanjang hari bermasalah. Gejala paratypus, duga suami. Ditambah sakit kepala,
membuat kasur jadi tempat leye-leye sepanjang hari itu. Untungnya, setelah
minum obat sakit kepala,  sekitar jam
2-an sakit kepala saya reda, jadi bisa dikit-dikit nonton tv. Eh ketemu acara
masak memasak di DAAI TV. Tentang martabak pula!  Sepertinya semesta mendukung keinginanku untuk
buat mertabak.





Kusimak penuh perhatian bahan-bahan yang dibutuhkan dan cara
membuatnya. Lengkap deh. Supaya tidak lupa, aku bahkan catet di buku. Hanya
saja yang membingungkan,waktu menyebutkan takaran bahan, chefnya menyatakan
terigunya takarannya 250 gr, sedangkan di teksnya, terigu seberat 500 gr. Bahan
yang lain tidak berbeda. Yo wis, diniatkan akan buat martabak. Pakai resep ala
DAAI TV.

Baca selengkapnya »

Related Posts

No comments:

Post a Comment