| Add caption |
Belakangan ini saya mengurangi aktivitas saya di media sosial yang saya ikuti. Banyak alasan yang melatarbelakangi keputusan saya untuk rehat sejenak dari media sosial. Selain karena 'ricuh yang tak berkesudahan di media sosial , alasan utama adalah saya ingin fokus pada hubungan saya dengan anak, keluarga dan pemilik hidup saya.
Yang memiliki anak remaja, saya kira pastilah tahu lika-liku berhadapan dengan sosok yang lagi bergulat dengan masalah hormonal dan pencarian jati diri. Fokus tulisan saya kali ini bukan pada pencarian jati diri anak remaja saya tersebut. Justru sebaliknya. Dalam upaya saya selaku ibunya, yang menyoba merajut hubungan yang ideal dengan keluarga tercinta, ternyata saya sendiri menemukan batas pencarian terhadap diri saya sendiri.
No comments:
Post a Comment