| Pagi yang sempurna buat Ibu. Foto milik pribadi Reni Susanti |
Pagi ini pagi yang biasa. Sama
seperti pagi-pagi yang sebelumnya yang kau saksikan ketika membuka mata dan menatap ke luar jendela. Pagi yang terkadang cerah dengan bias sinar matahari berpendar masuk melalui vitrase gorden jendela kamarmu. Atau, pagi yang dilalui rinai halus hujan. Sekilas kau melihat rinai hujan itu seperti jarum-jarum kecil yang meluncur turun dari langit. Atau juga, pagi yang diselimuti mendung tebal, walau hujan pun tidak turun, namun kau memikirkan untuk membawa jas hujan atau pun payung untuk berjaga-jaga.
Pagi ini harusnya pagi yang biasa, sama halnya dengan pagi-pagi sebelumnya saat Ibu dengan sumringah mengawali hari dengan keriuhan celoteh 3 buah hatinya yang bersiap-siap berangkat menuju ke sekolah Si Sulung. Namun nyatanya, pagi ini menjadi berbeda karena sikap Ibu yang tidak biasa.
No comments:
Post a Comment