Apa istimewanya sih mukena yang dibelikan orangtua? Bukannya
memang kewajiban orangtua memenuhi kebutuhan anak-anak yang masih belum
mandiri, terutama kebutuhan spiritualnya?
Bagi saya, sangatlah istimewa, terutama karena mukena itu
dibelikan oleh papa saya (kini alm). Kenapa istimewa, karena selama ini, dari
saya kecil sampai saya balig, dan menjelang menikah, saya kerap ‘berdiskusi’
dengan papa saya mengenai agama yang kami anut. Papa saya yang menganut agama
lain sebelum menikah dengan mama, masih sering protes soal masalah Palestina
dan Israel. Beliau sangat mendukung Israel, sedangkan saya sebaliknya. Padahal
waktu itu pengetahuan saya sih masih seujung kuku soal Palestina dan Israel.
Hanya saja, dalam pikiran saya saat itu, tentu saya berdiri di sisi saudara
seiman saya, yang dalam hal ini berada di Palestina.
No comments:
Post a Comment